Kegiatan Harian
|
04.00
|
Bangun Pagi + Pembacaan Nailul Muna |
|
04.30 |
Sholat
Subuh Berjama’ah |
|
05.00 - selesai |
Ngaji Romo Yai bin nadzri |
|
05.00 – 06.00 |
Jam wajib pagi |
|
05.00 – selesai |
Mudarosah (hari senin &
Jum’at) |
|
07.00 |
Sekolah
Akademik |
|
- |
Roan
(Setiap Hari Jum’at ) |
|
12.30
|
Jamaah
Sholat Dzuhur |
|
13.00 |
Makan siang & Istirahat |
|
14.30 |
Murottal Qubailah Sholat Ashar |
|
15.30 |
Jama’ah Sholat Ashar |
|
15.30 - 17.00 |
Jam wajib sore |
|
17.00 |
Makan sore |
|
17.30 - 18.00 |
Murottal Qubailah Sholat Maghrib |
|
18.00 – selesai |
Jamaah Sholat maghrib , Ngaji bin nadzri Romo Yai
, Ngaji bin
nadzri & bil hifdzi kepada Al-Ustadz Muhammad Hasyim |
|
19.45 |
Jamaah Sholat Isya |
|
20.00-
21.30 |
Jam
Wajib Nderes |
|
23.00 |
Istirahat
|
· Kegiatan Mingguan
1. Pembacaan Maulid SimtutDuror setiap
malam Senin dipimpin oleh Gus Hasyim
2. Kajian kitab setiap malam Selasa dan
Rabu. Kitab yang dikaji meliputi fiqih (sullamut taufiq), maulid Ad-Diba’i,
Tajwid (nadzom Jazariyyah), Ulumul Qur’an (Qowaidul Asasiyyah)
3. Pembacaan Rotibul Haddad pada malam
Kamis
4. Pembelajaran Ubudiyyah dan pegon
pada malam Kamis
5. Pembacaan Yasin, Tahlil dan Maulid Al Barjanzi
pada malam Jum’at
6. Mudarosah pada hari senin dan jum’at
bada Shubuh.
·
Kegiatan Bulanan
1. Sambangan dan Simakan pendapataan
selama satu bulan yang di simak oleh wali santri masing-masing.
2. Khitobah, untuk melatih kemampuan santri dalam berdakwah, melatih mental dan keberanian santri untuk tampil didepan umum.
Program Tahfidz di Pesantren
Program Tahfidz di Pesantren
Roudlotut Tholibin memiliki beberapa tahapan dan target yang jelas. Berikut
adalah rincian program tersebut:
Tahapan Program
- 1. Tahsin Bacaan: Santri akan
dibimbing oleh murobbi untuk memperbaiki bacaan Al-Qur’an, dengan fokus
pada Makharijul Huruf dan Tajwid.
- 2. Mengaji Yanbu’a: Bagi santri
yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik, akan diarahkan untuk
mengaji Yanbu’a terlebih dahulu.
- 3. Bin Nadhor: Setelah memiliki
kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik, santri akan melakukan bin nadhor
Juz Amma sampai selesai.
- 4. Tahfidz Al-Qur’an: Setelah
bin nadhor selesai, santri akan memulai program Tahfidz Al-Qur’an.
Target Program
- - Target Tahfidz: ½ juz per
bulan
Program ini dirancang untuk membantu santri meningkatkan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an secara bertahap dan terstruktur. Dengan demikian, santri dapat mencapai target Tahfidz yang telah ditentukan dan menjadi hafizh Al-Qur’an yang baik.
Fasilitas Pesantren
Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin
menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan belajar dan kehidupan
sehari-hari santri. Fasilitas-fasilitas tersebut antara lain:
1. *Asrama Santri*: Asrama santri
yang bersih dan nyaman dengan pengawasan harian oleh Murobbi untuk memastikan
keselamatan dan kenyamanan santri.
2. *Musholla*: Musholla sebagai
pusat kegiatan dan ibadah santri, tempat untuk melaksanakan sholat berjamaah
dan kegiatan keagamaan lainnya.
3. *Ruang Tahfidz*: Ruang khusus
untuk kegiatan tahfidz Al-Qur’an, tempat santri dapat belajar dan menghafal
Al-Qur’an dengan lebih fokus.
4. *Sarana Olahraga dan Kegiatan
Ekstrakurikuler*: Fasilitas olahraga dan kegiatan ekstrakurikuler untuk
mendukung pengembangan fisik dan kreativitas santri.
5. *Ruang Kesehatan*: Ruang
kesehatan untuk memberikan pertolongan pertama kepada santri yang sakit atau
terluka.
6. *Kasur Busa*: Kasur busa yang
nyaman untuk memastikan santri dapat beristirahat dengan baik.
7. *Tenaga Pengajar yang Kompeten*:
Tenaga pengajar yang kompeten dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing.
8. *Laundry*: Fasilitas laundry untuk memudahkan santri dalam mencuci pakaian.
Aturan & Tata Tertib
Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin
memiliki aturan dan tata tertib yang harus dipatuhi oleh seluruh santri.
Aturan-aturan tersebut antara lain:
1. *Disiplin Waktu Sholat &
Setoran*: Santri harus disiplin dalam melaksanakan sholat berjamaah dan setoran
Al-Qur’an.
2. *Adab terhadap Guru dan Sesama
Santri*: Santri harus menghormati guru dan sesama santri dengan adab yang baik.
3. *Tidak Boleh Disambang Kecuali
Hari Sambangan*: Santri tidak boleh menerima tamu kecuali pada hari sambangan
yang telah ditentukan.
4. *Tidak Boleh Membawa Alat
Elektronik*: Santri tidak boleh membawa alat elektronik seperti HP atau
sejenisnya.
5. *Tidak Boleh Merokok*: Santri
tidak boleh merokok di lingkungan pondok.
6. *Tidak Boleh Keluar Pondok dari
Batas Wilayah yang Ditentukan*: Santri tidak boleh keluar pondok tanpa izin dan
harus tetap berada dalam batas wilayah yang ditentukan.
Penanganan Santri Sakit
Jika ada santri yang sakit, berikut
adalah prosedur yang akan diikuti:
1. *Lapor kepada Pengurus*: Santri
yang sakit bisa lapor kepada pengurus untuk mendapatkan pertolongan.
2. *Pemeriksaan oleh Pengurus*:
Pengurus akan memeriksa kondisi santri dan memutuskan apakah perlu diantar ke
puskesmas untuk diperiksa dokter.
3. *Pemberitahuan kepada Orang Tua*:
Jika santri belum sembuh dalam 1-2 hari, pengurus akan memberitahu orang tua
untuk memastikan keselamatan dan kesehatan santri.
Sistem Perizinan Santri
Untuk memastikan keselamatan dan
keamanan santri, sistem perizinan berikut akan diterapkan:
1. *Wajib Izin dengan Pihak Dhalem*:
Santri yang ingin melakukan kegiatan luar pondok harus wajib izin dengan pihak
dhalem (Romo Yai/Guse).
2. *Konfirmasi kepada Pengurus*:
Setelah izin dari pihak dhalem, santri harus konfirmasi kepada pengurus untuk
memastikan semuanya berjalan lancar.





