Pondok Pesantren
Roudlotut Tholibin bermula dari bangunan Musholla Roudlotut Tholibin yang
didirikan pada tahun 1954 oleh Mbah Naim dan istrinya. Berlokasi di
tengah-tengah lingkungan pedesaan yang masih minim ilmu agama, terutama ilmu
Al-Qur’an, Mbah Naim dengan tekun mengajarkan ilmu agama Islam kepada
masyarakat.
Setelah Mbah Naim
wafat, kepemimpinan musholla dilanjutkan oleh putra beliau, KH. Abdul Mu’thi,
dan istrinya, Ibu Nyai Hj. Tsuwaibah. Seiring waktu, semakin banyak warga
sekitar dan orang dari luar desa yang datang untuk mengaji, bahkan hingga
menginap. Pada tahun 1980, atas petunjuk Simbah KH. Arwani Amin, Pondok
Pesantren Tahfidz Roudlotut Tholibin resmi didirikan dengan bantuan masyarakat
setempat.
Awalnya, bangunan
pondok hanya digunakan untuk santri putra. Namun, seiring waktu, dengan semakin
banyaknya santri putri yang ikut mengaji, bangunan untuk pondok putri pun
ditambahkan.
Saat ini, Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin memiliki sekitar 250 santri putra dan putri yang berasal tidak hanya dari sekitar Kudus, tetapi juga dari luar kota dan bahkan luar pulau. Meskipun terbilang sepuh, pesantren ini tetap eksis dan terus berkembang dari tahun ke tahun.





